Selasa 21 Maret 2017 telah berlangsungnya SIMULASI DISASTER dalam Pelatihan BASIC TRAUMA CARDIAC LIFE SUPPORT (BTCLS)  yang berlangsung di Lingkungan Poltekkes Kemenkes Sorong dan sekaligus diikuti penutupan berakhirnya Pelatihan BTCLS.

Simulasi Disaster merupakan salah satu metode pelatihan yang dipakai dalam pelatihan BTCLS. “BTCLS adalah pertolongan pertama untuk pasien karena perawat dan bidan paling dekat dengan pasien serta dengan pelatihan ini para peserta sudah mempunyai modal untuk menolong korban diluar rumah sakit, dan bisa menekan angka kematian paling tidak tingkat kesadaran” kata Ketua YPIKI sekaligus Instruktur pelatihan BTCLS, dan beliau turut sangat antusias kepada peserta yang yang mengikuti pelatihan BTCLS dan mengapresiasi Poltekkes Kemenkes Sorong dikarenakan pertama kali mengadakan dan mengajarkan BTCLS se-Papua Barat.

Pada acara penutupan Pelatihan BTCLS para peserta pelatihan sendiri mengungkapkan  sangat antusias mengikuti pelatihan BTCLS terutama simulas disaster walaupun dalam pelatihan simulasi ini masih banyak peserta yang kebingungan dan masih belum dengan baik menguasai teknik evakuasi pasien hal ini  dikarenakan pelatihan seperti ini baru pertama kalinya diikuti para peserta. Namun para peserta berharap pelatihan seperti ini kedepannya terus ada dan tidak berhenti sampai disini. Penyerahan sertifikat YPIKI dan Kemenkes (4 SKP) juga diberikan kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini dan pengumuman bagi para peserta yang lulus maupun tidak tidak lulus dalam mengikuti pelatihan ini serta penyerahan hadiah bagi beberapa para peserta yang mendapatkan nilai terbaik.

Pada acara penutupan Pelatihan ini juga di tutup dengan sambutan dari PUDIR I Poltekkes Kemenkes Sorong Ibu MARIA LOIHALA, S.ST, M.Kes sekaligus panitia dan penyelenggara pelatihan BTCLS, mengungkapkan sangat bersyukur bisa mendapatkan ilmu, pengetahuan dan keterampilan pada selama pelatihan berlangsung, yang nantinya bisa diimplementasikan sehingga tidak ada lagi korban-korban akibat kelalaian perawat dan jangan sampai selama ini perawat dianggap hanya sebagai pembantu dokter dikarenakan sikap dan tingkah laku tetapi perawat adalah Mitra Kerja Dokter serta sertifikat yang diberikan kepada para peserta digunakan sebaik-baiknya.

Pelatihan BTCLS ini berlangsung dari tanggal 13-21 Maret 2017 yang diikuti oleh 300 peserta yang berasal dari mahasiswa/I poltekkes kemenkes sorong, bidan, perawat dan juga beberapa staf dan dosen dari lingkungan Poltekkes kemenkes Sorong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *